Bibit Tanaman Buah Unggulan

Manfaat Buah Naga dan Resep Es Buah Naga

Manfaat Buah Naga dan Resep Es Buah Naga
Menyediakan berbagai macam bibit tanaman buah unggulan...
#### fast respon WA 0813 2686 6478 ####

1. Pengelolahan Tanah

Untuk pengolahan tanah, kita bisa mencampur 10 kg pasir bersama tanah galian fungsinya untuk tingkatkan porositas tanah. Kita campur tanah berikut bersama dengan pupuk kandang atau kompos yang udah matang bersama dengan ukuran 10 hingga 20 kg.  Setelah itu kami sanggup menambahkan dolomit atau kapur  pertanian sebanyak 300 gram.  Ukuran ini amat mutlak untuk diperhatikan sebab buah naga amat membutuhkan kalsium dalam kuantitas yang tinggi. 
Timbunan tanah yang telah di campur fasilitas tersebut lantas disiram dengan air secukupnya. Biarkan lubang tanam berikut tertimbun tanah ulang dan mengering dengan dukungan sinar matahari. Setelah tidak cukup lebih dua hingga tiga hari kemudian, kami berikan pupuk TSP bersama ukuran 25 gram. Berikan pupuk bersama cara melingkar bersama dengan jarak sekitar 10 cm berasal dari tiang. Setelah tidak cukup lebih satu hari, lubang tanam siap untuk ditanami.
Kita mampu menanam 4 bibit tanaman buah naga untuk satu tiang panjat. Bibit berikut ditanam dengan cara melingkar bersama jarak antar tiang bersama bibit kira-kira 10 cm. sehabis sistem tersebut, bibit dipindahkan berasal dari bedengan ke polybag sementara. Kemudian bibit di letakkan ke dalam galian tanah sedalam 10 hingga 15 cm. Lalu, bibit tersebut ditimbun bersama tanah dan dipadatkan kembali.  Setelah 4 bibit selanjutnya di tanam, kita sanggup mengikat tiap-tiap bagian tanaman yang menjulur selama 20 sampai 30 cm. pengikatan tidak boleh sangat kencang agar ruang gerak pertumbuhan buah naga tidak terganggu  tak hanya itu ikatan yang sangat kencang sanggup melukai batang.
2. Pemupukan
Seperti halnya tanaman lain, budidaya buah naga pun perlu pemupukan. Pada awal pertumbuhan, pupuk yang dibutuhkan harus banyak punya kandungan unsur nitrogen (N), kala kecuali udah sampai pada fase bunga atau buah maka  pupuk yang diperlukan kudu punya kandungan fospor (P) dan kalium (K). Sangat tidak direkomendasikan manfaatkan pupuk urea dikarenakan sanggup membuat batang rusak dan membusuk.
Pemupukan bersama dengan gunakan pupuk kompos atau pupuk kandang dapat dikerjakan setiap 3 bulan sekali bersama dengan dosis 5-10 kg per lubang tanam. Pada sementara berbunga dan berbuahkita sanggup  berikan pupuk tambahan NPK sebanyak  50 gram dan ZK sebanyak 20 gram per lubang tanam.
Untuk selanjutnya bantuan pupuk sesuai dengan ukuran tanaman. Untuk hasil yang lebih optimal kita dapat mengimbuhkan pupuk organik cair, pupuk hayati dan hormon perangsang buah.
3. Penyiraman
Untuk penyiraman tanaman dapat dilaksanakan dengan mengalirkan air terhadap saluran – saluran drainase. Jika tidak, kita juga sanggup manfaatkan gembor air atau irigasi tetes. Banyak yang menyukai sistem irigasi tetes sebab lebih irit air dan tenaga kerja. Namun untuk sedia kan irigasi tetes butuh biaya yang tidak sedikit.
Penyiraman dengan teknik drainase dilaksanakan bersama dengan merendam parit sekitar 2 jam sampai air meresap ke dalam tanah. Sementara terkecuali manfaatkan gembor, caranya air sebanyak 4 hingga 5 liter  disiramkan ke tiap-tiap lubang tanam. Frekuensi penyiraman menyesuaikan dengan suasana tanah terutama kalau tanah terlihat kering dan tanaman menjadi layu. Penyiraman bisa ditunaikan bersama dengan lebih intensif.
Sebagai perbandingan, untuk suasana di musim kering biasanya penyiraman dilaksanakan sekitar tiga kali sehari.  Penyiraman ini sanggup dikurangi atau bahkan dihentikan sekiranya tanaman telah mulai berbunga dan berbuah. Hal ini ditunaikan untuk menekan perkembangan tunas baru sehingga buah sanggup tumbuh optimal.
Selain pemupukan dan penyiraman, pemangkasan terhitung merupakan hal penting yang harus ditunaikan dalam budidaya buah ini. Ada tiga model pemangkasan yang dikenal, yaitu pemangkasan untuk membentuk batang pohon, pemangkasan untuk membentuk cabang produksi, dan untuk peremajaan.
4. Pemangkasan
Pemangkasan untuk membentuk batang pohon dikerjakan terhadap batang bibit tanaman. Tanaman yang berkualitas biasanya punya batang pokok yang besar dan kokoh. Batang seperti ini mampu diperoleh berasal dari tunas yang tumbuh di bagian paling atas batang awal. Sementara tunas yang tumbuh dibawahnya lebih baik dipotong karena  tidak dibutuhkan.
Sedangkan pemangkasan untuk membentuk cabang produksi mampu dijalankan pada batang pokok. Batang pokok ini bisa kami dapatkan dari tiga atau empat tunas . Nantinya berasal dari tunas inilah yang akan jadi batang mengolah yang tumbuh panjang dan menjuntai ke bawah. Tunas yang di tumbuhkan ini tersedia di lebih kurang 30 cm diukur berasal dari ujung atas.
Untuk pemangkasan peremajaan bisa dijalankan terhadap cabang memproduksi yang telah jadi sukar berbuah. Biasanya sehabis berbuah tiga sampai empat kali, cabang produksi menjadi tidak cukup aktif supaya kudu dipangkas.  Hasil pemangkasan ini tidak dibuang namun mampu kita gunakan sebagai sumber bibit tanaman.
Setelah proses pemangkasan ini  sering kadang buah naga tumbuhnya jadi tidak teratur. Karena itu kami perlu berupaya bagaimana caranya agar tunas-tunas yang dipilih selanjutnya sanggup membentuk tanaman bersama dengan baik. Hal ini bisa menghambat agar cabang pohon tidak rimbun dan batangnya yang anggota bawah tetap dapat terkena sinar matahari.
Tanaman ini terhitung tanaman yang berumur panjang  dikarenakan siklus produksinya bisa meraih lima belas tahunan lebih. Tanaman buah naga menjadi berbuah pertama kali pada bulan ke sepuluh hingga dua belas dihitung berasal dari era tanam. Namun kalau ukuran bibit lebih kecil maka panen pertama mampu meraih  satu hingga dua tahun setelah tanam. Pada awal – awal masa panen kebanyakan produksi buah tidak segera banyak namun kemudian berangsur – angsur  makin lama bertambah banyak.


5. Masa Panen
Buah naga yang siap panen mempunyai kulit yang berwarna merah mengkilap. Jumbai buahnya yang berwarna hijau jadi menyusut berubah dengan warna merah yang menyolok. Mahkota buahnya mengecil dan pangkal buahnya beralih keriput. Ukuran buahnya yang masak kurang lebih 400 hingga 600 gram.
Setiap satu tiang panjat terdapat empat tanaman. Setiap tanaman sanggup menghasilkan 1 kilo buah, maka asumsinya dengan jumlah tiang panjat 1600 kami dapat beroleh  enam hingga tujuh ton sekali panen. Dengan demikian dalam satu hektar kami sanggup membuahkan kira-kira 50 ton perhektar setiap tahunnya. Menarik bukan?
Namun, kecuali anda miliki lahan yang terbatas bukan berarti  anda tidak mampu menanam buah naga. Untuk solusinya anda bisa menggunakan teknik hidroponik. Prinsip tehnik ini memang sederhana sekali. JIka terhadap lahan yang luas, nutrisi tanaman didapatkan berasal dari tanah, maka untuk hidroponik unsur ini didapatkan dari nutrisi tambahan. Untuk teknik ini kami perlu pupuk AB mix agar nutrisinya tercukupi.
Langkah paling baik adalah bersama dengan menyetek tanaman sehingga tanaman jadi lebih cepat tumbuh. Bibit buah yang sudah distek sepanjang kurang lebih tiga bulan di meletakkan di sarana tanam sekam bakar didalam pot kecil ukuran diameter 10 cm. Penggunaan sekam ini sanggup mempermudah kita waktu mencabut stek dan memindahkannya ke dalam pot yang lebih besar nanti.
Kita manfaatkan perbandingan media tanam sekam bakar dan cocopeat bersama dengan ukuran 1 : 1. Sementara pot yang digunakan berukuran sekitar 10 cm bersama dengan sumbu dari kain flain bersama dengan ukuran yang menyesuaikan. Untuk tiang panjatnya kami bisa mengfungsikan pipa paralon yang ditancapkan di tengah pot. Paralon ini berukuran lebih kurang 1 inchi. Pipa paralon berikut dibalut dengan batang pisang kering sehingga akar buah bisa terjebak ke tiang panjat dengan kuat. Setelah itu kita siap tunggu era panen.
Teknik Menanam Buah Naga
Tanaman ini mampu dikembangbiakkan terhadap ketinggian 0-350 mtr. dpl dengan persentase curah hujan lebih kurang 720 mm per tahun. Suhu udara yang cocok untuk tanaman ini berkisar antara 26-36 derajat celcius.  Disini kita dapat mengkaji langkah pembudidayaan di lahan yang luas maupun di polybag.
Untuk membudidayakan tanaman ini mampu memanfaatkan dua cara, yaitu generatif dan vegetatif. Berikut ini adalah langkah menanam buah naga:

1. Cara Generatif
Cara generatif adalah tehnik memperbanyak tanaman bersama memanfaatkan biji. Cara ini sedikit susah terkecuali ditunaikan mereka yang berpengalaman. Biji di ambil dari dalam buah naga dengan mutu baik. berasal dari biji itulah kami mendapatkan benih yang merupakan cikal bakal tanaman.
2. Cara Vegetatif
Teknik yang kedua, mengfungsikan vegetatif atau atau penyetekan. Cara ini banyak dipakai sebab lebih mudah dipraktekkan dan bisa lebih cepat berbuah. Dengan cara ini kita bisa turunkan sifat – sifat berasal dari induknya. Dengan menyetek tanaman yang berkualitas baik, maka barangkali untuk meraih turunan tanaman yang memiliki kwalitas pun lebih mudah.  Cara vegetatif atau penyetekan ditunaikan pada batang atau cabang yang telah dulu berbuah setidaknya tiga sampai empat kali. Hal ini untuk membantu sistem mengolah buah jadi lebih cepat. Selain itu bersama dengan benih yang memiliki kwalitas buahnya pun nyaris mampu dipastikan memiliki kualitas juga.
Batang untuk sistem penyetekan dipilih yang keras, kokoh dan berwarna hijau kelabu. Pilih yang mempunyai diameter paling besar dan sehat. Hal ini terlampau perlu gara-gara batang selanjutnya akan jadi batang utama yang bakal menyangga tanaman.
Pemotongan dilakukan pada batang yang panjangnya kira-kira  90 – 110 cm. Dari batang tersebut kami ambil dua puluh persennya, kala sisanya bakal dijadikan calon bibit.
Setelah itu calon bibit selanjutnya  dipotong dengan ukuran kira – kira 25 cm.
Ujung anggota atas dipotong rata kala pangkal bawahnya di potong meruncing. Bagian bawah ini nanti yang dapat ditancapkan ke tanah untuk merangsang pertumbuhan akar.
Potongan stek paling sedikit kudu punya empat mata tunas. Jika kurang berasal dari empat maka bisa mengakibatkan memproduksi buah menjadi lambat. Sebaiknya getah batang yang sudah dipotong-potong tadi dikeringkan dahulu karena getah yang tetap basah akan menyebabkannya busuk.
Pada jaman ini akan lebih baik kalau kami mencelupkan larutan fungisida untuk menghindar serangan jamur terhadap batang setek.
Batang-batang setek selanjutnya bisa tanam di bedengan. Setelah itu anggota batang yang runcing dimasukkan ke didalam tempat tanam sedalam tidak cukup lebih 5 cm.
Jangan lupa untuk melindungi  stek batang berikut bersama dengan sungkup. Untuk perawatannya kami dapat menyiram tanaman ini dua atau tiga kali sehari.
Sekitar tiga minggu sesudah itu biasanya tunas merasa tumbuh. Bila  ini terjadi, bukalah sungkup berikut supaya bibit meraih cahaya matahari yang cukup. Sekitar tiga bulan tinggi bibit telah mampu meraih tinggi sekitar 50 cm sampai 80 cm.
Untuk ukuran lahan seluas satu hektar, kami memerlukan lebih kurang  6000 sampai 10.000 bibit. Jumlah ini menyesuaikan dengan metode tanam dan pengaturan jarak tanam.
3. Metode Tiang Tunggal
Untuk metode budidaya mengfungsikan tiang tunggal, kami memerlukan tiang panjat sekitar 1600 batang per hektar. Sementara untuk bibitnya kita butuh sekitar 6400 bibit perhektar.
Pada metode tiang panjat ini kami biasanya membawa dampak tiang panjat dari beton yang dibuat secara permanen. Bentuk tiangnya memiliki ukuran diameter kira-kira 10 sampai 15 meter yang  dibuat didalam wujud silinder atau aspek empat. Tiang panjat ini sangat mutlak untuk membantu tanaman. Tinggi dari tiang ini umumnya raih ukuran 2 sampai 2,5 cm yang nantinya akan ditanam di didalam tanah sedalam  50 cm. Di ujung atasnya diberikan penopang kayu atau besi yang dibuat bersama wujud ‘+’.
Kemudian tambahkan besi yang berwujud lingkaran atau mampu terhitung mengfungsikan ban bekas supaya lebih hemat. Dengan demikianlah ujung atasnya akan berbentuk layaknya stir mobil.  Tiang panjat berikut  dibuat berbaris-baris  dengan ukuran jarak antar baris sekitar 3 meter.
Diantara barisan berikut dibikin saluran drainase bersama ukuran 25 cm. Setelah tiang panjat udah siap maka saat ini kita dapat membawa dampak lubang tanam bersama dengan ukuran 60 x 60 cm bersama kedalaman 25 cm. Tiang panjat ini terdapat ditengah-tengah lubang tersebut.
Lihat terhitung cara menanam buah naga di pot berikut ini:

Demikianlah cara menanam buah naga baik yang mengfungsikan lahan luas maupun yang gunakan tehnik hidroponik.  Kita sanggup memilih salah satu yang sesuai dengan keperluan kita. Selain itu, cara budidaya buah naga tersebut dapat dilakukan dan membuahkan buah yang banyak.

Menyediakan berbagai macam bibit tanaman buah unggulan...
#### fast respon WA 0813 2686 6478 ####

Related Images with Manfaat Buah Naga dan Resep Es Buah Naga

Luar Biasa! Inilah Manfaat Buah Naga Merah Untuk Bayi Ibu Hamil YouTube

Luar Biasa! Inilah Manfaat Buah Naga Merah Untuk Bayi  Ibu Hamil  YouTube

Manfaat Buah Naga Merah untuk Membantu Pertumbuhan Bayi Kang Suhes Blog

Manfaat Buah Naga Merah untuk Membantu Pertumbuhan Bayi  Kang Suhes Blog

Cara Memompa ASI yang Aman Dengan Menggunakan Tangan SolusiSehatku.com

Cara Memompa ASI yang Aman Dengan Menggunakan Tangan  SolusiSehatku.com

Manfaat Buah Naga Merah untuk Membantu Pertumbuhan Bayi Kang Suhes Blog

Manfaat Buah Naga Merah untuk Membantu Pertumbuhan Bayi  Kang Suhes Blog

Tidak Ada Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel