Bibit Tanaman Buah Unggulan

43 Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan Anda + Infografis 2018

43 Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan Anda + Infografis 2018
Menyediakan berbagai macam bibit tanaman buah unggulan...
#### fast respon WA 0813 2686 6478 ####

1. Pengelolahan Tanah

Untuk pengolahan tanah, kami sanggup mencampurkan 10 kg pasir bersama tanah galian fungsinya untuk tingkatkan porositas tanah. Kita campur tanah berikut bersama pupuk kandang atau kompos yang sudah masak bersama dengan ukuran 10 sampai 20 kg.  Setelah itu kita bisa beri tambahan dolomit atau kapur  pertanian sebanyak 300 gram.  Ukuran ini benar-benar penting untuk diperhatikan karena buah naga terlampau perlu kalsium dalam kuantitas yang tinggi. 
Timbunan tanah yang telah di campur media selanjutnya sesudah itu disiram dengan air secukupnya. Biarkan lubang tanam selanjutnya tertimbun tanah ulang dan jadi kering dengan dukungan cahaya matahari. Setelah tidak cukup lebih dua hingga tiga hari kemudian, kita memberikan pupuk TSP bersama dengan ukuran 25 gram. Berikan pupuk dengan cara melingkar bersama jarak kurang lebih 10 cm berasal dari tiang. Setelah kurang lebih satu hari, lubang tanam siap untuk ditanami.
Kita bisa menanam 4 bibit tanaman buah naga untuk satu tiang panjat. Bibit selanjutnya ditanam bersama cara melingkar bersama dengan jarak antar tiang dengan bibit lebih kurang 10 cm. setelah proses tersebut, bibit dipindahkan berasal dari bedengan ke polybag sementara. Kemudian bibit di letakkan ke di dalam galian tanah sedalam 10 sampai 15 cm. Lalu, bibit berikut ditimbun dengan tanah dan dipadatkan kembali.  Setelah 4 bibit tersebut di tanam, kita sanggup mengikat tiap-tiap bagian tanaman yang menjulur selama 20 sampai 30 cm. pengikatan tidak boleh benar-benar kencang sehingga ruang gerak perkembangan buah naga tidak terganggu  tidak cuman itu ikatan yang terlalu kencang mampu melukai batang.
2. Pemupukan
Seperti halnya tanaman lain, budidaya buah naga pun perlu pemupukan. Pada awal pertumbuhan, pupuk yang dibutuhkan kudu banyak punya kandungan unsur nitrogen (N), saat terkecuali udah sampai terhadap fase bunga atau buah maka  pupuk yang diperlukan mesti mengandung fospor (P) dan kalium (K). Sangat tidak disarankan memakai pupuk urea dikarenakan bisa mengakibatkan batang rusak dan membusuk.
Pemupukan dengan menggunakan pupuk kompos atau pupuk kandang mampu dikerjakan setiap 3 bulan sekali bersama dengan dosis 5-10 kg per lubang tanam. Pada pas berbunga dan berbuahkita dapat  memberikan pupuk tambahan NPK sebanyak  50 gram dan ZK sebanyak 20 gram per lubang tanam.
Untuk selanjutnya perlindungan pupuk disesuaikan dengan ukuran tanaman. Untuk hasil yang lebih optimal kami sanggup beri tambahan pupuk organik cair, pupuk hayati dan hormon perangsang buah.
3. Penyiraman
Untuk penyiraman tanaman bisa dikerjakan bersama mengalirkan air pada saluran – saluran drainase. Jika tidak, kita termasuk dapat memanfaatkan gembor air atau irigasi tetes. Banyak yang menyukai proses irigasi tetes gara-gara lebih irit air dan tenaga kerja. Namun untuk sediakan irigasi tetes membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Penyiraman dengan teknik drainase ditunaikan dengan merendam parit lebih kurang 2 jam hingga air meresap ke di dalam tanah. Sementara kalau gunakan gembor, caranya air sebanyak 4 sampai 5 liter  disiramkan ke tiap-tiap lubang tanam. Frekuensi penyiraman menyesuaikan bersama keadaan tanah lebih-lebih jikalau tanah nampak kering dan tanaman menjadi layu. Penyiraman dapat dilakukan dengan lebih intensif.
Sebagai perbandingan, untuk kondisi di musim kering biasanya penyiraman dilakukan sekitar tiga kali sehari.  Penyiraman ini dapat dikurangi atau apalagi dihentikan jika tanaman sudah menjadi berbunga dan berbuah. Hal ini dilakukan untuk menghimpit pertumbuhan tunas baru supaya buah sanggup tumbuh optimal.
Selain pemupukan dan penyiraman, pemangkasan juga merupakan hal penting yang harus dilakukan dalam budidaya buah ini. Ada tiga style pemangkasan yang dikenal, yakni pemangkasan untuk membentuk batang pohon, pemangkasan untuk membentuk cabang produksi, dan untuk peremajaan.
4. Pemangkasan
Pemangkasan untuk membentuk batang pohon ditunaikan terhadap batang bibit tanaman. Tanaman yang berkwalitas biasanya miliki batang pokok yang besar dan kokoh. Batang seperti ini sanggup diperoleh berasal dari tunas yang tumbuh di bagian paling atas batang awal. Sementara tunas yang tumbuh dibawahnya lebih baik dipotong gara-gara  tidak dibutuhkan.
Sedangkan pemangkasan untuk membentuk cabang memproduksi bisa dikerjakan terhadap batang pokok. Batang pokok ini mampu kami dapatkan berasal dari tiga atau empat tunas . Nantinya dari tunas inilah yang bakal menjadi batang memproses yang tumbuh panjang dan menjuntai ke bawah. Tunas yang di tumbuhkan ini tersedia di lebih kurang 30 cm diukur berasal dari ujung atas.
Untuk pemangkasan peremajaan mampu ditunaikan pada cabang mengolah yang sudah terasa sukar berbuah. Biasanya sehabis berbuah tiga hingga empat kali, cabang produksi jadi kurang aktif supaya perlu dipangkas.  Hasil pemangkasan ini tidak dibuang tapi dapat kami menggunakan sebagai sumber bibit tanaman.
Setelah sistem pemangkasan ini  kadangkala buah naga tumbuhnya jadi tidak teratur. Karena itu kami wajib berusaha bagaimana caranya sehingga tunas-tunas yang dipilih selanjutnya bisa membentuk tanaman dengan baik. Hal ini mampu menghambat supaya cabang pohon tidak rimbun dan batangnya yang bagian bawah masih bisa terkena sinar matahari.
Tanaman ini terhitung tanaman yang berumur panjang  dikarenakan siklus produksinya dapat mencapai lima belas tahunan lebih. Tanaman buah naga merasa berbuah pertama kali terhadap bulan ke sepuluh hingga dua belas dihitung berasal dari jaman tanam. Namun seandainya ukuran bibit lebih kecil maka panen pertama sanggup raih  satu sampai dua th. setelah tanam. Pada awal – awal masa panen biasanya produksi buah tidak segera banyak namun sesudah itu berangsur – angsur  jadi bertambah banyak.


5. Masa Panen
Buah naga yang siap panen memiliki kulit yang berwarna merah mengkilap. Jumbai buahnya yang berwarna hijau mulai berkurang bergeser dengan warna merah yang menyolok. Mahkota buahnya mengecil dan pangkal buahnya berubah keriput. Ukuran buahnya yang masak lebih kurang 400 sampai 600 gram.
Setiap satu tiang panjat terkandung empat tanaman. Setiap tanaman bisa menghasilkan 1 kilo buah, maka asumsinya bersama jumlah tiang panjat 1600 kita bisa beroleh  enam hingga tujuh ton sekali panen. Dengan demikian di dalam satu hektar kita dapat membuahkan kurang lebih 50 ton perhektar setiap tahunnya. Menarik bukan?
Namun, kalau anda memiliki lahan yang terbatas bukan bermakna  kamu tidak bisa menanam buah naga. Untuk solusinya anda sanggup manfaatkan teknik hidroponik. Prinsip tehnik ini sebetulnya sederhana sekali. JIka terhadap lahan yang luas, nutrisi tanaman didapatkan berasal dari tanah, maka untuk hidroponik unsur ini didapatkan berasal dari nutrisi tambahan. Untuk teknik ini kami butuh pupuk AB mix sehingga nutrisinya tercukupi.
Langkah terbaik adalah bersama dengan menyetek tanaman supaya tanaman jadi lebih cepat tumbuh. Bibit buah yang sudah distek sepanjang tidak cukup lebih tiga bulan di meletakkan di media tanam sekam bakar dalam pot kecil ukuran diameter 10 cm. Penggunaan sekam ini sanggup mempermudah kami pas mencabut stek dan memindahkannya ke didalam pot yang lebih besar nanti.
Kita manfaatkan perbandingan fasilitas tanam sekam bakar dan cocopeat dengan ukuran 1 : 1. Sementara pot yang digunakan berukuran kira-kira 10 cm bersama dengan sumbu berasal dari kain flain bersama ukuran yang menyesuaikan. Untuk tiang panjatnya kami bisa manfaatkan pipa paralon yang ditancapkan di sedang pot. Paralon ini berukuran kurang lebih 1 inchi. Pipa paralon selanjutnya dibalut dengan batang pisang kering agar akar buah mampu terlilit ke tiang panjat bersama dengan kuat. Setelah itu kami siap menanti masa panen.
Teknik Menanam Buah Naga
Tanaman ini bisa dikembangbiakkan pada ketinggian 0-350 meter dpl dengan kadar curah hujan lebih kurang 720 mm per tahun. Suhu udara yang cocok untuk tanaman ini berkisar pada 26-36 derajat celcius.  Disini kami bakal mengupas langkah pembudidayaan di lahan yang luas maupun di polybag.
Untuk membudidayakan tanaman ini bisa memakai dua cara, yaitu generatif dan vegetatif. Berikut ini adalah cara menanam buah naga:

1. Cara Generatif
Cara generatif adalah tehnik memperbanyak tanaman bersama pakai biji. Cara ini sedikit sukar jika dilakukan mereka yang berpengalaman. Biji di ambil berasal dari di dalam buah naga bersama dengan mutu baik. dari biji itulah kami beroleh benih yang merupakan cikal dapat tanaman.
2. Cara Vegetatif
Teknik yang kedua, pakai vegetatif atau atau penyetekan. Cara ini banyak dipakai karena lebih enteng dipraktekkan dan sanggup lebih cepat berbuah. Dengan cara ini kita bisa turunkan karakter – sifat dari induknya. Dengan menyetek tanaman yang memiliki kwalitas baik, maka bisa saja untuk beroleh turunan tanaman yang berkualitas pun lebih mudah.  Cara vegetatif atau penyetekan dijalankan pada batang atau cabang yang telah dulu berbuah setidaknya tiga hingga empat kali. Hal ini untuk menopang proses memproduksi buah jadi lebih cepat. Selain itu bersama dengan benih yang memiliki kwalitas buahnya pun hampir sanggup dipastikan berkwalitas juga.
Batang untuk sistem penyetekan dipilih yang keras, kokoh dan berwarna hijau kelabu. Pilih yang mempunyai diameter paling besar dan sehat. Hal ini benar-benar mutlak karena batang selanjutnya dapat jadi batang utama yang dapat menyangga tanaman.
Pemotongan dikerjakan terhadap batang yang panjangnya kira-kira  90 – 110 cm. Dari batang tersebut kita ambil dua puluh persennya, waktu sisanya bakal dijadikan calon bibit.
Setelah itu calon bibit tersebut  dipotong bersama ukuran kira – kira 25 cm.
Ujung bagian atas dipotong rata waktu pangkal bawahnya di potong meruncing. Bagian bawah ini nanti yang dapat ditancapkan ke tanah untuk merangsang perkembangan akar.
Potongan stek paling sedikit mesti memiliki empat mata tunas. Jika tidak cukup berasal dari empat maka mampu membuat memproduksi buah menjadi lambat. Sebaiknya getah batang yang udah dipotong-potong tadi dikeringkan dahulu sebab getah yang tetap basah akan menyebabkannya busuk.
Pada era ini bakal lebih baik terkecuali kita mencelupkan larutan fungisida untuk menghindar serangan jamur terhadap batang setek.
Batang-batang setek berikut bisa tanam di bedengan. Setelah itu bagian batang yang runcing dimasukkan ke didalam sarana tanam sedalam tidak cukup lebih 5 cm.
Jangan lupa untuk merawat  stek batang berikut bersama dengan sungkup. Untuk perawatannya kami bisa menyiram tanaman ini dua atau tiga kali sehari.
Sekitar tiga minggu lantas kebanyakan tunas jadi tumbuh. Bila  ini terjadi, bukalah sungkup berikut agar bibit mendapatkan cahaya matahari yang cukup. Sekitar tiga bulan tinggi bibit telah dapat meraih tinggi kurang lebih 50 cm hingga 80 cm.
Untuk ukuran lahan seluas satu hektar, kami membutuhkan lebih kurang  6000 sampai 10.000 bibit. Jumlah ini mengatur dengan metode tanam dan pengaturan jarak tanam.
3. Metode Tiang Tunggal
Untuk metode budidaya gunakan tiang tunggal, kami membutuhkan tiang panjat kurang lebih 1600 batang per hektar. Sementara untuk bibitnya kita membutuhkan kurang lebih 6400 bibit perhektar.
Pada metode tiang panjat ini kita biasanya menyebabkan tiang panjat dari beton yang dibikin secara permanen. Bentuk tiangnya mempunyai ukuran diameter kurang lebih 10 hingga 15 mtr. yang  dibikin dalam wujud silinder atau faktor empat. Tiang panjat ini terlalu mutlak untuk mendukung tanaman. Tinggi dari tiang ini kebanyakan mencapai ukuran 2 sampai 2,5 cm yang nantinya akan ditanam di dalam tanah sedalam  50 cm. Di ujung atasnya diberikan penopang kayu atau besi yang dibuat bersama bentuk ‘+’.
Kemudian tambahkan besi yang berbentuk lingkaran atau bisa termasuk mengfungsikan ban bekas agar lebih hemat. Dengan demikian ujung atasnya dapat bersifat layaknya stir mobil.  Tiang panjat selanjutnya  dibuat berbaris-baris  bersama ukuran jarak antar baris lebih kurang 3 meter.
Diantara barisan tersebut dibuat saluran drainase bersama dengan ukuran 25 cm. Setelah tiang panjat udah siap maka saat ini kami bakal membawa dampak lubang tanam bersama ukuran 60 x 60 cm bersama dengan kedalaman 25 cm. Tiang panjat ini terdapat ditengah-tengah lubang tersebut.
Lihat juga langkah menanam buah naga di pot berikut ini:

Demikianlah langkah menanam buah naga baik yang memanfaatkan lahan luas maupun yang gunakan tehnik hidroponik.  Kita dapat pilih salah satu yang cocok bersama keperluan kita. Selain itu, cara budidaya buah naga berikut bisa dilakukan dan menghasilkan buah yang banyak.

Menyediakan berbagai macam bibit tanaman buah unggulan...
#### fast respon WA 0813 2686 6478 ####

Related Images with 43 Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan Anda + Infografis 2018

Manfaat buah mangga untuk ibu hamil muda Jasa sehat

Manfaat buah mangga untuk ibu hamil muda  Jasa sehat

Buah Naga Dan Manfaatnya Bagi Ibu Hamil Digital

Buah Naga Dan Manfaatnya Bagi Ibu Hamil  Digital

KabarDunia.com Apa Kabar Dunia Hari Ini?

KabarDunia.com  Apa Kabar Dunia Hari Ini?

Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan Tubuh Wong Sehat

Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan Tubuh  Wong Sehat

Tidak Ada Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel