Bibit Tanaman Buah Unggulan

Buah Naga Untuk Ibu Hamil : Berkhasiat ! ⋆2018⋆

Buah Naga Untuk Ibu Hamil : Berkhasiat ! ⋆2018⋆
Menyediakan berbagai macam bibit tanaman buah unggulan...
#### fast respon WA 0813 2686 6478 ####

1. Pengelolahan Tanah

Untuk pengolahan tanah, kami sanggup mengkombinasikan 10 kg pasir bersama dengan tanah galian fungsinya untuk menaikkan porositas tanah. Kita campur tanah tersebut bersama pupuk kandang atau kompos yang sudah matang bersama ukuran 10 sampai 20 kg.  Setelah itu kami dapat memberikan dolomit atau kapur  pertanian sebanyak 300 gram.  Ukuran ini terlampau perlu untuk diperhatikan sebab buah naga benar-benar butuh kalsium didalam kuantitas yang tinggi. 
Timbunan tanah yang telah di campur sarana tersebut kemudian disiram bersama dengan air secukupnya. Biarkan lubang tanam selanjutnya tertimbun tanah lagi dan mengering dengan pemberian sinar matahari. Setelah tidak cukup lebih dua sampai tiga hari kemudian, kita berikan pupuk TSP bersama dengan ukuran 25 gram. Berikan pupuk bersama langkah melingkar dengan jarak lebih kurang 10 cm berasal dari tiang. Setelah tidak cukup lebih satu hari, lubang tanam siap untuk ditanami.
Kita bisa menanam 4 bibit tanaman buah naga untuk satu tiang panjat. Bibit tersebut ditanam dengan cara melingkar dengan jarak antar tiang dengan bibit kira-kira 10 cm. sehabis proses tersebut, bibit dipindahkan dari bedengan ke polybag sementara. Kemudian bibit ditempatkan ke didalam galian tanah sedalam 10 sampai 15 cm. Lalu, bibit berikut ditimbun bersama dengan tanah dan dipadatkan kembali.  Setelah 4 bibit tersebut di tanam, kita sanggup mengikat setiap anggota tanaman yang menjulur sepanjang 20 hingga 30 cm. pengikatan tidak boleh benar-benar kencang agar area gerak pertumbuhan buah naga tidak terganggu  selain itu ikatan yang sangat kencang sanggup melukai batang.
2. Pemupukan
Seperti halnya tanaman lain, budidaya buah naga pun perlu pemupukan. Pada awal pertumbuhan, pupuk yang diperlukan mesti banyak mengandung unsur nitrogen (N), pas jikalau sudah sampai pada fase bunga atau buah maka  pupuk yang dibutuhkan wajib mempunyai kandungan fospor (P) dan kalium (K). Sangat tidak dianjurkan gunakan pupuk urea sebab bisa mengakibatkan batang rusak dan membusuk.
Pemupukan bersama dengan menggunakan pupuk kompos atau pupuk kandang bisa dikerjakan tiap-tiap 3 bulan sekali bersama dosis 5-10 kg per lubang tanam. Pada pas berbunga dan berbuahkita sanggup  berikan pupuk tambahan NPK sebanyak  50 gram dan ZK sebanyak 20 gram per lubang tanam.
Untuk sesudah itu pemberian pupuk sesuai bersama dengan ukuran tanaman. Untuk hasil yang lebih optimal kita mampu mengimbuhkan pupuk organik cair, pupuk hayati dan hormon perangsang buah.
3. Penyiraman
Untuk penyiraman tanaman bisa dikerjakan bersama dengan mengalirkan air terhadap saluran – saluran drainase. Jika tidak, kami termasuk bisa mengfungsikan gembor air atau irigasi tetes. Banyak yang menyukai sistem irigasi tetes karena lebih hemat air dan tenaga kerja. Namun untuk sediakan irigasi tetes perlu cost yang tidak sedikit.
Penyiraman dengan teknik drainase dilakukan bersama dengan merendam parit kurang lebih 2 jam sampai air meresap ke di dalam tanah. Sementara jikalau memanfaatkan gembor, caranya air sebanyak 4 hingga 5 liter  disiramkan ke tiap tiap lubang tanam. Frekuensi penyiraman sesuaikan bersama dengan suasana tanah terutama kalau tanah keluar kering dan tanaman merasa layu. Penyiraman bisa dilakukan bersama lebih intensif.
Sebagai perbandingan, untuk kondisi di musim kering umumnya penyiraman ditunaikan lebih kurang tiga kali sehari.  Penyiraman ini sanggup dikurangi atau bahkan dihentikan jika tanaman telah merasa berbunga dan berbuah. Hal ini ditunaikan untuk menekan pertumbuhan tunas baru sehingga buah sanggup tumbuh optimal.
Selain pemupukan dan penyiraman, pemangkasan terhitung merupakan perihal penting yang wajib dikerjakan dalam budidaya buah ini. Ada tiga jenis pemangkasan yang dikenal, yaitu pemangkasan untuk membentuk batang pohon, pemangkasan untuk membentuk cabang produksi, dan untuk peremajaan.
4. Pemangkasan
Pemangkasan untuk membentuk batang pohon dijalankan pada batang bibit tanaman. Tanaman yang berkualitas umumnya miliki batang pokok yang besar dan kokoh. Batang seperti ini dapat diperoleh berasal dari tunas yang tumbuh di anggota paling atas batang awal. Sementara tunas yang tumbuh dibawahnya lebih baik dipotong dikarenakan  tidak dibutuhkan.
Sedangkan pemangkasan untuk membentuk cabang mengolah dapat dilakukan terhadap batang pokok. Batang pokok ini sanggup kita dapatkan berasal dari tiga atau empat tunas . Nantinya berasal dari tunas inilah yang dapat menjadi batang mengolah yang tumbuh panjang dan menjuntai ke bawah. Tunas yang di tumbuhkan ini ada di sekitar 30 cm diukur dari ujung atas.
Untuk pemangkasan peremajaan bisa dikerjakan terhadap cabang memproses yang udah menjadi sukar berbuah. Biasanya setelah berbuah tiga hingga empat kali, cabang memproses menjadi tidak cukup aktif sehingga harus dipangkas.  Hasil pemangkasan ini tidak dibuang tetapi bisa kami manfaatkan sebagai sumber bibit tanaman.
Setelah proses pemangkasan ini  kadang-kadang buah naga tumbuhnya jadi tidak teratur. Karena itu kami harus berupaya bagaimana caranya agar tunas-tunas yang dipilih berikut sanggup membentuk tanaman dengan baik. Hal ini dapat mencegah agar cabang pohon tidak rimbun dan batangnya yang bagian bawah tetap dapat terkena sinar matahari.
Tanaman ini terhitung tanaman yang berumur panjang  dikarenakan siklus produksinya dapat menggapai lima belas tahunan lebih. Tanaman buah naga mulai berbuah pertama kali terhadap bulan ke sepuluh sampai dua belas dihitung berasal dari jaman tanam. Namun misalnya ukuran bibit lebih kecil maka panen pertama dapat capai  satu hingga dua th. sehabis tanam. Pada awal – awal masa panen umumnya memproses buah tidak segera banyak tapi lantas berangsur – angsur  makin makin tambah banyak.


5. Masa Panen
Buah naga yang siap panen punyai kulit yang berwarna merah mengkilap. Jumbai buahnya yang berwarna hijau terasa berkurang berubah bersama warna merah yang menyolok. Mahkota buahnya mengecil dan pangkal buahnya berubah keriput. Ukuran buahnya yang matang sekitar 400 sampai 600 gram.
Setiap satu tiang panjat terkandung empat tanaman. Setiap tanaman dapat menghasilkan 1 kilo buah, maka asumsinya bersama kuantitas tiang panjat 1600 kami mampu mendapatkan  enam sampai tujuh ton sekali panen. Dengan demikianlah dalam satu hektar kami bisa membuahkan lebih kurang 50 ton perhektar setiap tahunnya. Menarik bukan?
Namun, jika kamu memiliki lahan yang terbatas bukan artinya  kamu tidak dapat menanam buah naga. Untuk solusinya anda dapat pakai tehnik hidroponik. Prinsip tehnik ini sebenarnya simpel sekali. JIka terhadap lahan yang luas, nutrisi tanaman didapatkan berasal dari tanah, maka untuk hidroponik unsur ini didapatkan dari nutrisi tambahan. Untuk teknik ini kita butuh pupuk AB mix agar nutrisinya tercukupi.
Langkah terbaik adalah bersama dengan menyetek tanaman agar tanaman jadi lebih cepat tumbuh. Bibit buah yang sudah distek sepanjang kurang lebih tiga bulan di menempatkan di sarana tanam sekam bakar dalam pot kecil ukuran diameter 10 cm. Penggunaan sekam ini dapat mempermudah kami waktu mencabut stek dan memindahkannya ke didalam pot yang lebih besar nanti.
Kita memakai perbandingan media tanam sekam bakar dan cocopeat bersama ukuran 1 : 1. Sementara pot yang digunakan berukuran lebih kurang 10 cm bersama sumbu berasal dari kain flain dengan ukuran yang menyesuaikan. Untuk tiang panjatnya kita sanggup memakai pipa paralon yang ditancapkan di tengah pot. Paralon ini berukuran sekitar 1 inchi. Pipa paralon tersebut dibalut dengan batang pisang kering supaya akar buah bisa terperangkap ke tiang panjat bersama kuat. Setelah itu kami siap menunggu masa panen.
Teknik Menanam Buah Naga
Tanaman ini bisa dikembangbiakkan pada ketinggian 0-350 mtr. dpl bersama takaran curah hujan lebih kurang 720 mm per tahun. Suhu hawa yang cocok untuk tanaman ini berkisar antara 26-36 derajat celcius.  Disini kita dapat mengulas cara pembudidayaan di lahan yang luas maupun di polybag.
Untuk membudidayakan tanaman ini mampu gunakan dua cara, yakni generatif dan vegetatif. Berikut ini adalah langkah menanam buah naga:

1. Cara Generatif
Cara generatif adalah tehnik memperbanyak tanaman bersama dengan memakai biji. Cara ini sedikit sulit kecuali dilaksanakan mereka yang berpengalaman. Biji di ambil berasal dari di dalam buah naga dengan mutu baik. dari biji itulah kita memperoleh benih yang merupakan cikal dapat tanaman.
2. Cara Vegetatif
Teknik yang kedua, memakai vegetatif atau atau penyetekan. Cara ini banyak dipakai gara-gara lebih enteng dipraktekkan dan mampu lebih cepat berbuah. Dengan langkah ini kami bisa turunkan karakter – pembawaan berasal dari induknya. Dengan menyetek tanaman yang memiliki kwalitas baik, maka bisa saja untuk beroleh turunan tanaman yang memiliki kualitas pun lebih mudah.  Cara vegetatif atau penyetekan dikerjakan pada batang atau cabang yang telah dulu berbuah setidaknya tiga sampai empat kali. Hal ini untuk menopang sistem mengolah buah jadi lebih cepat. Selain itu bersama benih yang memiliki kwalitas buahnya pun hampir dapat dipastikan berkualitas juga.
Batang untuk sistem penyetekan dipilih yang keras, kokoh dan berwarna hijau kelabu. Pilih yang memiliki diameter paling besar dan sehat. Hal ini benar-benar penting sebab batang berikut akan menjadi batang utama yang akan menyangga tanaman.
Pemotongan dilaksanakan pada batang yang panjangnya kira-kira  90 – 110 cm. Dari batang selanjutnya kita ambil dua puluh persennya, saat sisanya akan dijadikan calon bibit.
Setelah itu calon bibit berikut  dipotong bersama ukuran kira – kira 25 cm.
Ujung bagian atas dipotong rata sementara pangkal bawahnya di potong meruncing. Bagian bawah ini nanti yang dapat ditancapkan ke tanah untuk merangsang perkembangan akar.
Potongan stek paling sedikit kudu memiliki empat mata tunas. Jika kurang dari empat maka bisa membuat memproses buah jadi lambat. Sebaiknya getah batang yang telah dipotong-potong tadi dikeringkan dahulu gara-gara getah yang masih basah akan menyebabkannya busuk.
Pada jaman ini dapat lebih baik terkecuali kita mencelupkan larutan fungisida untuk menahan serangan jamur terhadap batang setek.
Batang-batang setek berikut sanggup tanam di bedengan. Setelah itu anggota batang yang runcing dimasukkan ke didalam sarana tanam sedalam kurang lebih 5 cm.
Jangan lupa untuk melindungi  stek batang selanjutnya dengan sungkup. Untuk perawatannya kita mampu menyiram tanaman ini dua atau tiga kali sehari.
Sekitar tiga minggu sesudah itu umumnya tunas mulai tumbuh. Bila  ini terjadi, bukalah sungkup selanjutnya sehingga bibit memperoleh cahaya matahari yang cukup. Sekitar tiga bulan tinggi bibit sudah mampu capai tinggi sekitar 50 cm hingga 80 cm.
Untuk ukuran lahan seluas satu hektar, kita perlu kurang lebih  6000 hingga 10.000 bibit. Jumlah ini sesuaikan bersama metode tanam dan pengaturan jarak tanam.
3. Metode Tiang Tunggal
Untuk metode budidaya menggunakan tiang tunggal, kami perlu tiang panjat kurang lebih 1600 batang per hektar. Sementara untuk bibitnya kami membutuhkan sekitar 6400 bibit perhektar.
Pada metode tiang panjat ini kita kebanyakan memicu tiang panjat dari beton yang dibuat secara permanen. Bentuk tiangnya memiliki ukuran diameter sekitar 10 sampai 15 meter yang  dibuat dalam bentuk silinder atau faktor empat. Tiang panjat ini terlalu penting untuk menunjang tanaman. Tinggi berasal dari tiang ini kebanyakan mencapai ukuran 2 hingga 2,5 cm yang nantinya bakal ditanam di di dalam tanah sedalam  50 cm. Di ujung atasnya diberikan penopang kayu atau besi yang dibuat bersama bentuk ‘+’.
Kemudian tambahkan besi yang bersifat lingkaran atau bisa termasuk manfaatkan ban bekas supaya lebih hemat. Dengan demikian ujung atasnya bakal bersifat layaknya stir mobil.  Tiang panjat berikut  dibikin berbaris-baris  bersama ukuran jarak antar baris kurang lebih 3 meter.
Diantara barisan tersebut dibikin saluran drainase bersama dengan ukuran 25 cm. Setelah tiang panjat sudah siap maka saat ini kami dapat memicu lubang tanam dengan ukuran 60 x 60 cm dengan kedalaman 25 cm. Tiang panjat ini terletak ditengah-tengah lubang tersebut.
Lihat termasuk langkah menanam buah naga di pot berikut ini:

Demikianlah cara menanam buah naga baik yang manfaatkan lahan luas maupun yang gunakan teknik hidroponik.  Kita mampu menentukan tidak benar satu yang cocok dengan kebutuhan kita. Selain itu, langkah budidaya buah naga tersebut dapat dilakukan dan membuahkan buah yang banyak.

Menyediakan berbagai macam bibit tanaman buah unggulan...
#### fast respon WA 0813 2686 6478 ####

Related Images with Buah Naga Untuk Ibu Hamil : Berkhasiat ! ⋆2018⋆

Dahsyatnya Manfaat Buah Naga untuk Ibu Hamil Mediskus

Dahsyatnya Manfaat Buah Naga untuk Ibu Hamil  Mediskus

Manfaat Buah Naga Untuk Ibu Hamil Top Lintas

Manfaat Buah Naga Untuk Ibu Hamil  Top Lintas

Manfaat buah naga untuk ibu hamil Baca Agar Bayi Sehat

Manfaat buah naga untuk ibu hamil Baca Agar Bayi Sehat

Manfaat Penting Buah Naga Untuk Kesehatan dan Kecantikan

Manfaat Penting Buah Naga Untuk Kesehatan dan Kecantikan

Tidak Ada Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel