19 Manfaat dan Khasiat Kulit Buah Naga Untuk Kesehatan Khasiat

Menyediakan berbagai macam bibit tanaman buah unggulan...
#### fast respon WA 0813 2686 6478 ####
1. Pengelolahan Tanah
Untuk pengolahan tanah, kami bisa mencampur 10 kg pasir bersama dengan tanah galian fungsinya untuk menaikkan porositas tanah. Kita campur tanah berikut dengan pupuk kandang atau kompos yang sudah matang bersama dengan ukuran 10 sampai 20 kg. Setelah itu kita dapat beri tambahan dolomit atau kapur pertanian sebanyak 300 gram. Ukuran ini amat mutlak untuk diperhatikan gara-gara buah naga benar-benar membutuhkan kalsium didalam kuantitas yang tinggi.
Timbunan tanah yang telah di campur media selanjutnya lantas disiram bersama dengan air secukupnya. Biarkan lubang tanam berikut tertimbun tanah lagi dan jadi kering bersama pemberian cahaya matahari. Setelah kurang lebih dua sampai tiga hari kemudian, kami memberikan pupuk TSP dengan ukuran 25 gram. Berikan pupuk bersama dengan langkah melingkar dengan jarak kurang lebih 10 cm berasal dari tiang. Setelah tidak cukup lebih satu hari, lubang tanam siap untuk ditanami.
Kita dapat menanam 4 bibit tanaman buah naga untuk satu tiang panjat. Bibit berikut ditanam bersama dengan langkah melingkar bersama dengan jarak antar tiang bersama bibit lebih kurang 10 cm. sehabis sistem tersebut, bibit dipindahkan dari bedengan ke polybag sementara. Kemudian bibit ditempatkan ke dalam galian tanah sedalam 10 hingga 15 cm. Lalu, bibit berikut ditimbun bersama tanah dan dipadatkan kembali. Setelah 4 bibit tersebut di tanam, kita sanggup mengikat setiap bagian tanaman yang menjulur selama 20 hingga 30 cm. pengikatan tidak boleh sangat kencang agar ruang gerak pertumbuhan buah naga tidak terganggu tak hanya itu ikatan yang amat kencang dapat melukai batang.
2. Pemupukan
Seperti halnya tanaman lain, budidaya buah naga pun perlu pemupukan. Pada awal pertumbuhan, pupuk yang diperlukan mesti banyak mempunyai kandungan unsur nitrogen (N), selagi jika udah hingga terhadap fase bunga atau buah maka pupuk yang dibutuhkan perlu mempunyai kandungan fospor (P) dan kalium (K). Sangat tidak disarankan pakai pupuk urea gara-gara sanggup membuat batang rusak dan membusuk.
Pemupukan bersama dengan menggunakan pupuk kompos atau pupuk kandang bisa dijalankan setiap 3 bulan sekali dengan dosis 5-10 kg per lubang tanam. Pada waktu berbunga dan berbuahkita bisa berikan pupuk tambahan NPK sebanyak 50 gram dan ZK sebanyak 20 gram per lubang tanam.
Untuk sesudah itu pertolongan pupuk sesuai bersama dengan ukuran tanaman. Untuk hasil yang lebih optimal kita sanggup menambahkan pupuk organik cair, pupuk hayati dan hormon perangsang buah.
3. Penyiraman
Untuk penyiraman tanaman dapat dilaksanakan bersama mengalirkan air pada saluran – saluran drainase. Jika tidak, kita juga mampu memanfaatkan gembor air atau irigasi tetes. Banyak yang menyukai sistem irigasi tetes karena lebih irit air dan tenaga kerja. Namun untuk sediakan irigasi tetes memerlukan cost yang tidak sedikit.
Penyiraman dengan tehnik drainase dijalankan bersama merendam parit lebih kurang 2 jam sampai air meresap ke di dalam tanah. Sementara kalau memakai gembor, caranya air sebanyak 4 sampai 5 liter disiramkan ke tiap-tiap lubang tanam. Frekuensi penyiraman sesuaikan bersama kondisi tanah terutama kecuali tanah keluar kering dan tanaman menjadi layu. Penyiraman mampu dikerjakan bersama dengan lebih intensif.
Sebagai perbandingan, untuk kondisi di musim kering biasanya penyiraman dilakukan lebih kurang tiga kali sehari. Penyiraman ini sanggup dikurangi atau lebih-lebih dihentikan seumpama tanaman sudah menjadi berbunga dan berbuah. Hal ini ditunaikan untuk menekan pertumbuhan tunas baru agar buah dapat tumbuh optimal.
Selain pemupukan dan penyiraman, pemangkasan termasuk merupakan hal perlu yang harus dilaksanakan di dalam budidaya buah ini. Ada tiga jenis pemangkasan yang dikenal, yaitu pemangkasan untuk membentuk batang pohon, pemangkasan untuk membentuk cabang produksi, dan untuk peremajaan.
4. Pemangkasan
Pemangkasan untuk membentuk batang pohon dijalankan terhadap batang bibit tanaman. Tanaman yang berkualitas umumnya memiliki batang pokok yang besar dan kokoh. Batang layaknya ini sanggup diperoleh berasal dari tunas yang tumbuh di bagian paling atas batang awal. Sementara tunas yang tumbuh dibawahnya lebih baik dipotong karena tidak dibutuhkan.
Sedangkan pemangkasan untuk membentuk cabang memproduksi dapat dikerjakan terhadap batang pokok. Batang pokok ini mampu kita dapatkan berasal dari tiga atau empat tunas . Nantinya dari tunas inilah yang akan jadi batang mengolah yang tumbuh panjang dan menjuntai ke bawah. Tunas yang di tumbuhkan ini tersedia di kira-kira 30 cm diukur berasal dari ujung atas.
Untuk pemangkasan peremajaan sanggup dilaksanakan terhadap cabang memproduksi yang udah terasa sukar berbuah. Biasanya sehabis berbuah tiga hingga empat kali, cabang mengolah menjadi tidak cukup aktif supaya perlu dipangkas. Hasil pemangkasan ini tidak dibuang tapi mampu kita gunakan sebagai sumber bibit tanaman.
Setelah sistem pemangkasan ini kadang-kadang buah naga tumbuhnya jadi tidak teratur. Karena itu kami kudu mengupayakan bagaimana caranya supaya tunas-tunas yang dipilih selanjutnya sanggup membentuk tanaman bersama baik. Hal ini bisa menahan agar cabang pohon tidak rimbun dan batangnya yang bagian bawah tetap bisa terkena cahaya matahari.
Tanaman ini terhitung tanaman yang berumur panjang gara-gara siklus produksinya mampu raih lima belas tahunan lebih. Tanaman buah naga jadi berbuah pertama kali terhadap bulan ke sepuluh sampai dua belas dihitung berasal dari masa tanam. Namun apabila ukuran bibit lebih kecil maka panen pertama dapat capai satu sampai dua th. sesudah tanam. Pada awal – awal masa panen umumnya produksi buah tidak langsung banyak namun lantas berangsur – angsur semakin bertambah banyak.
5. Masa Panen
Buah naga yang siap panen memiliki kulit yang berwarna merah mengkilap. Jumbai buahnya yang berwarna hijau menjadi berkurang berpindah bersama warna merah yang menyolok. Mahkota buahnya mengecil dan pangkal buahnya berubah keriput. Ukuran buahnya yang matang lebih kurang 400 hingga 600 gram.
Setiap satu tiang panjat terkandung empat tanaman. Setiap tanaman sanggup menghasilkan 1 kilo buah, maka asumsinya dengan jumlah tiang panjat 1600 kita mampu mendapatkan enam sampai tujuh ton sekali panen. Dengan demikian di dalam satu hektar kita bisa menghasilkan sekitar 50 ton perhektar tiap tiap tahunnya. Menarik bukan?
Namun, kecuali anda mempunyai lahan yang terbatas bukan berarti kamu tidak dapat menanam buah naga. Untuk solusinya anda mampu menggunakan teknik hidroponik. Prinsip tehnik ini sebenarnya simpel sekali. JIka pada lahan yang luas, nutrisi tanaman didapatkan dari tanah, maka untuk hidroponik unsur ini didapatkan dari nutrisi tambahan. Untuk teknik ini kami perlu pupuk AB mix supaya nutrisinya tercukupi.
Langkah paling baik adalah bersama menyetek tanaman agar tanaman jadi lebih cepat tumbuh. Bibit buah yang telah distek selama kurang lebih tiga bulan di tempatkan di fasilitas tanam sekam bakar dalam pot kecil ukuran diameter 10 cm. Penggunaan sekam ini bisa mempermudah kami kala mencabut stek dan memindahkannya ke dalam pot yang lebih besar nanti.
Kita mengfungsikan perbandingan media tanam sekam bakar dan cocopeat dengan ukuran 1 : 1. Sementara pot yang digunakan berukuran kurang lebih 10 cm dengan sumbu berasal dari kain flain bersama dengan ukuran yang menyesuaikan. Untuk tiang panjatnya kami sanggup menggunakan pipa paralon yang ditancapkan di sedang pot. Paralon ini berukuran sekitar 1 inchi. Pipa paralon berikut dibalut bersama dengan batang pisang kering agar akar buah mampu terperangkap ke tiang panjat bersama dengan kuat. Setelah itu kita siap menunggu era panen.
Teknik Menanam Buah Naga
Tanaman ini dapat dikembangbiakkan pada ketinggian 0-350 meter dpl bersama dengan takaran curah hujan lebih kurang 720 mm per tahun. Suhu udara yang cocok untuk tanaman ini berkisar pada 26-36 derajat celcius. Disini kita dapat mengulas langkah pembudidayaan di lahan yang luas maupun di polybag.
Untuk membudidayakan tanaman ini bisa memakai dua cara, yakni generatif dan vegetatif. Berikut ini adalah cara menanam buah naga:
1. Cara Generatif
Cara generatif adalah teknik memperbanyak tanaman bersama gunakan biji. Cara ini sedikit sukar jikalau dikerjakan mereka yang berpengalaman. Biji di ambil dari dalam buah naga bersama dengan kualitas baik. berasal dari biji itulah kita memperoleh benih yang merupakan cikal bakal tanaman.
2. Cara Vegetatif
Teknik yang kedua, menggunakan vegetatif atau atau penyetekan. Cara ini banyak dipakai gara-gara lebih gampang dipraktekkan dan mampu lebih cepat berbuah. Dengan langkah ini kami dapat turunkan karakter – pembawaan berasal dari induknya. Dengan menyetek tanaman yang memiliki kualitas baik, maka bisa saja untuk memperoleh turunan tanaman yang memiliki kualitas pun lebih mudah. Cara vegetatif atau penyetekan ditunaikan pada batang atau cabang yang udah pernah berbuah setidaknya tiga sampai empat kali. Hal ini untuk membantu sistem memproduksi buah menjadi lebih cepat. Selain itu dengan benih yang berkwalitas buahnya pun hampir bisa dipastikan berkwalitas juga.
• Batang untuk proses penyetekan dipilih yang keras, kokoh dan berwarna hijau kelabu. Pilih yang punyai diameter paling besar dan sehat. Hal ini terlalu penting dikarenakan batang selanjutnya bakal menjadi batang utama yang bakal menyangga tanaman.
• Pemotongan dilakukan terhadap batang yang panjangnya lebih kurang 90 – 110 cm. Dari batang tersebut kami ambil dua puluh persennya, saat sisanya bakal dijadikan calon bibit.
• Setelah itu calon bibit selanjutnya dipotong bersama ukuran kira – kira 25 cm.
• Ujung anggota atas dipotong rata selagi pangkal bawahnya di potong meruncing. Bagian bawah ini nanti yang akan ditancapkan ke tanah untuk merangsang pertumbuhan akar.
• Potongan stek paling sedikit mesti punya empat mata tunas. Jika tidak cukup berasal dari empat maka mampu memicu memproduksi buah jadi lambat. Sebaiknya getah batang yang telah dipotong-potong tadi dikeringkan dahulu gara-gara getah yang masih basah akan menyebabkannya busuk.
• Pada era ini dapat lebih baik jikalau kita mencelupkan larutan fungisida untuk mencegah serangan jamur pada batang setek.
• Batang-batang setek berikut mampu tanam di bedengan. Setelah itu bagian batang yang runcing dimasukkan ke di dalam sarana tanam sedalam kurang lebih 5 cm.
• Jangan lupa untuk merawat stek batang tersebut bersama sungkup. Untuk perawatannya kita mampu menyiram tanaman ini dua atau tiga kali sehari.
• Sekitar tiga minggu sesudah itu kebanyakan tunas terasa tumbuh. Bila ini terjadi, bukalah sungkup selanjutnya agar bibit memperoleh sinar matahari yang cukup. Sekitar tiga bulan tinggi bibit sudah sanggup raih tinggi kurang lebih 50 cm hingga 80 cm.
Untuk ukuran lahan seluas satu hektar, kami butuh lebih kurang 6000 hingga 10.000 bibit. Jumlah ini menyesuaikan dengan metode tanam dan pengaturan jarak tanam.
3. Metode Tiang Tunggal
Untuk metode budidaya pakai tiang tunggal, kami membutuhkan tiang panjat kira-kira 1600 batang per hektar. Sementara untuk bibitnya kami memerlukan sekitar 6400 bibit perhektar.
Pada metode tiang panjat ini kami umumnya memicu tiang panjat berasal dari beton yang dibuat secara permanen. Bentuk tiangnya memiliki ukuran diameter sekitar 10 sampai 15 mtr. yang dibikin dalam bentuk silinder atau aspek empat. Tiang panjat ini sangat mutlak untuk menopang tanaman. Tinggi berasal dari tiang ini biasanya mencapai ukuran 2 sampai 2,5 cm yang nantinya bakal ditanam di didalam tanah sedalam 50 cm. Di ujung atasnya diberikan penopang kayu atau besi yang dibuat bersama dengan wujud ‘+’.
Kemudian tambahkan besi yang berwujud lingkaran atau dapat terhitung menggunakan ban bekas sehingga lebih hemat. Dengan demikianlah ujung atasnya bakal berupa seperti stir mobil. Tiang panjat tersebut dibikin berbaris-baris bersama dengan ukuran jarak antar baris kurang lebih 3 meter.
Diantara barisan berikut dibuat saluran drainase bersama ukuran 25 cm. Setelah tiang panjat telah siap maka saat ini kami bakal memicu lubang tanam bersama ukuran 60 x 60 cm bersama dengan kedalaman 25 cm. Tiang panjat ini terdapat ditengah-tengah lubang tersebut.
Lihat terhitung langkah menanam buah naga di pot selanjutnya ini:
Demikianlah langkah menanam buah naga baik yang memanfaatkan lahan luas maupun yang manfaatkan tehnik hidroponik. Kita sanggup menentukan salah satu yang sesuai bersama keperluan kita. Selain itu, langkah budidaya buah naga selanjutnya mampu dilakukan dan membuahkan buah yang banyak.
Menyediakan berbagai macam bibit tanaman buah unggulan...
#### fast respon WA 0813 2686 6478 ####
Related Images with 19 Manfaat dan Khasiat Kulit Buah Naga Untuk Kesehatan Khasiat
Jenis Makanan Penambah Darah Untuk Penderita Darah Rendah MencegahPenyakit.Com
3 Buah Dengan Kadar Gula Rendah Obat Sakit

manfaat buah naga Referensi Cerdas Diet Rendah Kalori


Tidak Ada Komentar